Nggak diakui


Date: 01/08/2010 – 22:02

Location: Di Kamar Tidur Saja

Awalnya cuman pengen ganti desktop wall paper dengan photo lain anak saya, tapi karena photo asli orientasinya portrait dan layar komputernya format 16:9, jadilah 2 photo anak saya itu saya jadikan satu biar pas di desktop 16:9.

Ketika anak saya pake komputer setelah wallpaper ini dipasang, dia bingung, “Bapak, VQ sama  siapa satunya ini?”, hehehe… anak saya tidak menyadari bahwa dua-duanya adalah dirinya sendiri, dianggapnya yang photonya sendiri adalah yang nggak pake peci, dan yang pake peci entah siapa… dia lupa pernah photo ama siapa, hahaha anak kecil yang jujur….

Maap kalo warnanya agak ngaco dikit, brightness sedikit di rubah di salah satu photo untuk sedikit menyamakan BG tembok warna hijau daun pisang muda.

Lighting dibantu Nissin Di 622 bounced up.

5 thoughts on “Nggak diakui

  1. hehehe.. fotonya bagus pak.

    mem-foto anak-anak memang paling menyenangkan ya pak walau kadang harus bersabar..

    Untuk bouncing light harus hati-hati pak karena warna pantulan bendanya suka ngikut mem-bouncing ke object.

    Seperti pipi kanannya VQ (yang tidak pakai peci) ada cahaya hijau entah darimana (tembok atai plafond) ya…

    Rgds
    Wargino

    • Betul pak, itu pula alasan saya beli kamera.
      Flash level saya setting manual, Photo tanpa peci memang aslinya sudah over, warna hijau itu ya kemungkinan besar dari BG yang warna aslinya hijau pupus, tapi karena over jadi washed out hampir putih🙂
      Terima kasih petunjuknya pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s