Gereja Blenduk


4 thoughts on “Gereja Blenduk

  1. @pak eko : biasa saja pak eko, saya memotret genangan air di samping Gereja Blenduk, kawasan kota lama, Semarang. Saya mengambil posisi yang cukup nyaman untuk mendapatkan ciri khas gereja ini, yaitu kubah coklatnya, sambil menunggu momen datang. Ketika ada orang datang kearah genangan air, saat itulah shutter saya tekan, dan jadilah foto ini. Karena bayangan, maka sebenarnya fotonya terbalik, dan saya rotate 180 derajat.
    Cara seperti ini biasanya disebut Fotografi Disorientasi, sebagaimana ditulis bang Arbain Rambey disini : http://kfk.kompas.com/blog/2009/06/16/memahami-fotografi-disorientasi-23998

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s